Ramadhan dan Jeruklegi

Published 28 Agustus 2010 by anyta

apa hubungannya Ramadhan dengan Jeruklegi?
silakan ditebak . . . . .
1 . . . 2 . . . 3 . . . stop . . . waktu habis untuk berfikir, he he he, silakan tuliskan jawaban anda masing-masing di ruang komentar di bawah ini ya :D salah ataupun benar tetap kuhargai koq (pede yo)

banyak yang mengira kalo jeruklegi yang dimaksud adalah jeruk
berwarna kuning yang rasanya manis, iya kan? karena jeruklegi itu versi bahasa jawanya dari jeruk manis. jadi mungkin tebakan anda adalah kalo bulan ramadhan enaknya makan jeruk yang manis buat hidangan pembukanya, kan “berbukalah dengan yang manis” he he he, maksa.

kalo anda termasuk salah satu dari yang menjawab dengan jawaban itu, maka anda termasuk salah satu yang TERJEBAK :D maaf ya

trus apa dong maksudnya? sabar saudara-saudariku :D

mungkin ini akan jadi cerita panjang tapi cukuplah episode kali ini tentang Ramadhan dulu aja, okay ikuti terus ceritanya yak . . .
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – -
tahun kemaren tepatnya di bulan Ramadhan, adalah jadwal praktek profesi (coAs anNers) ku di stase komunitas, yang kalo kita nyebutnya stase K3M (Kuliah Kerja Kesehatan Masyarakat) yang mungkin sama seperti konsep KKN di fakultas lain tapi ini fokus tentang kesehatan di masyarakat. dan inilah stase yang bener-bener “aku bangettt” dan yang lama ku nanti karena ranah inilah yang ingin ku kembangkan ke depan, perawat kesehatan masyarakat (perawat komunitas), amin.

nah kalo biasanya stase ini cuman di wilayah DIY aja, rezeki kami nih dapet jatah di luar propinsi di Kabupaten Cilacap-Jawa Tengah. meski ga jauh-jauh amat sih tapi mungkin bagi yang ga pernah pergi jauh dari kenyamanan kota akan ngerasa homesick ada di sana, apalagi 2 bulan lamanya, ditambah cerita dosen pembimbing lapangan yang menggebu-gebu tentang “gersang”nya daerah tujuan dari fasilitas kehidupan, he he he berlebihan emang ceritanya, tapi nggak bagiku, justru ini yang ku mau, maklum biasa hidup di pedalaman hutan prihatin jadi ga masalah mo dimana ajah :D

jadilah aku dan teman-teman sekelompok ditempatkan di suatu kecamatan yang bernama Jeruklegi :D unik kan namanya. kalo dibanding daerah teman-teman lainnya memang daerah ini yang paling jauh dari pusat kota Cilacap, tapi akses ke fasilitas umum pun sebenarnya tidak terlalu sulit meski tetap harus melewati hutan-hutan lebat karena daerah ini masih dikelilingi bukit dan perkebunan.

bisa dibayangkan pula gimana rasanya saat bulan Ramadhan, saat dimana kita ingin banyak waktu untuk ibadah tapi kita dituntut untuk praktek profesi di masyarakat,hmmm,tapi kalo hal ini kita niyatkan untuk ibadah maka tidak akan terasa berat justru kenikmatan ibadah itu akan lebih terasa karena kita bisa melakukan lebih banyak hal.

dua (2) bulan berada di sana ga akan cukup diceritakan kali ini tapi inilah sekelumit ringkasan perjalanan kehidupan di sana :

-1- melayani masyarakat bersama keluarga Puskesmas Jeruklegi II

-2- penelitian dan pembentukan kader TB Paru di Desa Sawangan

-3- pembentukan dan lomba Dokter Kecil tingkat SD

-4- penyuluhan kesehatan di posyandu balita dan lansia

-5- penyuluhan dukun bayi

:: melakukan semua aktifitas itu di bulan Ramadhan benar-benar membuat ibadah di bulan mulia itu semakin terasa nikmat bagiku, meski peluh keringat, pikiran, dan semua unsur diri ini rasanya terkuras tapi semua menyenangkan jika dinikmati, yup, itu yang selalu coba kuterapkan pada diriku, nikmati apapun yang kau lakukan, karena itu salah satu bentuk syukur pada kita Sang Rabb, iya kan?

:: Ramadhan di sana tentu ga mau kulewatkan tanpa mengenal anak-anak tpa di sana, ya meski ga tiap hari aku bisa ke masjid untuk ikut kajian menjelang buka tapi alhamdulillah sempet beberapa kali ke sana dan menyenangkan buka bareng mereka, senang juga bisa mengenalkan “Tepuk Anak Sholeh” ke mereka, senang saat melihat mereka tertawa lepas, mendengarkanku bercerita, atau saat mereka melantunkan hafalan surat Al Qur’an, itu semua mengobati rinduku pada anak-anak tpa kampungku. sempat terfikirkan, dapatkah aku mempersaudarakan mereka suatu saat kelak?hmmm

- – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – -
nantikan episode lain dari perjalanan di Jeruklegi :D

5 comments on “Ramadhan dan Jeruklegi

  • pertamax :D

    sudah bisa ditebak, jeruklegi nama suatu tempat. jika jeruk manis adalah maksudnya, tentu penulisannya tak disambung alias dipisan “jeruk legi”.

    btw selamat atas kesuksesan dalam menjalankan K3M-nya. semoga bernilai ibadah, aamiin…

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: