SD TERBANSARI I

Published 29 Juli 2010 by anyta

tujuh (7) tahun kurang lebih usiaku saat aku pertama kali berseragam merah putih, di sekolah yang (lagi-lagi) sama dengan sekolah mas ku.

di sekolah dasar, teman-teman sejak kelas 1 ya sama saja orang-orangnya sampai kami kelas 6 meski ada juga yang ga setia karena dia tinggal kelas atau ada juga yang harusnya kakak kelas ku tapi karena dia masih betah di kelas itu akhirnya jadi teman sekelaskušŸ˜€

masa-masa menuntut ilmu di masa sekolah dasar tidak lagi sebebas tk dulu karena sudah mulai banyak target, banyak yang dipelajari, banyak yang dipikirkan, banyak tekanan (terutama dari orangtua agar juara) tapi meskipun begitu tetap lah masa untuk bermain dapat dinikmati bersama.

ingat saat kelas satu dulu ada yang nangis dan teriak-teriak di kelas gara-gara takut disuntik imunisasi oleh petugas puskesmasĀ  (bukan aku tentunyašŸ™‚ ) lalu ada kebanggaan saat bisa ikut jadi tim dokter kecil mewakili sekolah, hebohnya saat gosok gigi bersama-sama di depan kelas, semangat saat latihan untuk lomba P4, tegangnya masa-masa dapat hukuman dari guru karena nilai kami sekelas jelek semua, sakitnya tangan yang dipukul rotan karena kukunya panjang dan kotor, kompaknya kami setiap hari sabtu ngepel lantai kelas sepulang sekolah bersama-sama dan lucunya saat ingat teman-teman disuruh meniup bola voli gara-gara bandel, dan masih banyak sketsa lain yang nano-nano rasanya.

teruntuk bapak ibu guru yang sudah membina, melatih, mengajar ku di sd dulu : terimakasih, maturnuwun pak, bu, didikan kalian yang penuh ketegasan dan kasih sayang membuatku sadar arti pentingnya kesungguhan belajar, belajar, dan terus belajar…

> Bu Marni : guru kelas 1 yang agak galak, tegas, baik hatišŸ™‚

> Bu Darti : guru kelas 2 dan juga guru tari ku yang galak tapi juga lembutšŸ™‚

> Bu Kemi : guru kelas 3 yang sabaršŸ™‚

> Bu Tutik : guru kelas 4 yang lemah lembut dan penyayangšŸ™‚

> Pak Joko (alm) : semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di jannahNYA,amin. beliau adalah guru kelas 5 yang selalu langganan menggunakan potong kuku kesayanganku, yang selalu setia mendampingi latihan lomba P4 setiap aku dan teman-teman bertanding, terimakasih pak

> Pak Gunawan : guru kelas 6 yang paling “killer” diantara yang lain, yang melakukan segala macam cara (di atasšŸ™‚ ) agar murid-muridnya disiplin dan rajin, beliau bilang “murid yang pintar pun akan kalah dengan murid yang rajin maka jadilah murid yang rajin, tidak perlu pintar”.Ā  terimakasih pak,Ā  meskisekarangĀ  anda tidak lagi mengabdiĀ  di sekolah kita dahulu (karena andaĀ  layakĀ  mengabdi di tempat yang lebih baik)Ā  tapiĀ  gemblenganĀ  anda telah menjadikan kamiĀ  “manusia”Ā  sebenarnya.Ā  wah,apakah sekarang bapak masih cerita ke murid-murid tentang rumah anda yang dariĀ  kardus ya?Ā  he he heĀ šŸ™‚

> Pak Diyono : guru agama yang tegas tapi loyalšŸ™‚

terimakasih pahlawan tanpa tanda jasa, guru-guru ku semua yang mungkin tidak tersebutkan di sini, kalian yang telah menjadikan kami mutiara dalam lumpur yang juga mampu berkilau,
kami anak-anak pinggiran yang biasa dan sederhana yang mampu membuktikan bahwa kami pun bisa berprestasi, terimakasih.

2 comments on “SD TERBANSARI I

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: