.:. s.u.r.g.a .:.

Published 13 Oktober 2010 by anyta

siang tadi adalah jadwal rutinku membersamai belajar anak-anak kelas 3 SD di seberang desa, hampir 2 bulan ini aku membersamai mereka, melalui perantaraan sahabat karibku, aku diberikan lahan pembelajaran, begitu banyak pembelajaran kehidupan lainnya baik yang implisit maupun eksplisit, dengan membersamai anak-anak itu, termasuk apa yang akan kuceritakan kali ini, thankyou sist😀

siang tadi, mengalirlah pembicaraan diantara aku dan anak-anak itu tentang surga, sebelumnya seperti biasanya setelah berdo’a langsung saja mereka mengeluarkan pekerjaan rumah (pr) dari sekolah mereka untuk dibahas bersama, yang pertama kami bahas adalah pelajaran agama dan dari situlah diskusi ringan tentang surga bermula.

beberapa hal yang masih tersimpan dan teringat tentang “diskusi” surga adalah :

– “mbak, di surga itu bisa makan ayam ga?”

(ya, bisa, mau minta makanan apa saja ada, yang paling enak dan belum pernah kita makan juga ada, tinggal bilang langsung datang)

– “wah enak ya😀 trus di surga rumahnya gimana mbak?”

(rumahnya bagus dan indah sekali, temboknya dari berlian dan mutiara, berkelap kelip, ga bisa dibayangkan deh, ga ada di dunia)

– “hmm, gedhe buanget ya mbak rumahnya, wah enak ya”

– “trus kalo di surga bisa ketemu bapak sama ibu lagi enggak?”

(bisa saja, kalo kita berdo’a agar ditemukan lagi di surga dengan bapak, ibu, temen-temen, ato tetanggga kita yang sekarang )

– “berarti besok di surga bisa ketemu temen-temen les lagi ya? di surga bisa les bareng lagi ya? he he he, tapi ga harus sekolah lagi kan mbak?”

(ya mau ngapain aja bisa di surga, eh emang kenapa, ga mau sekolah lagi po di surga?”😀 )

– “iya mbak, sekolah mikir terus, capek :D”

– “mbak surga asyik ya, trus kenapa nggak sekarang aja ke surga nya?”

(ya karena sekarang masih dikasih kesempatan sama Allah hidup di dunia makanya kita nabung yang banyak dulu agar bisa masuk surga, oke? -terharu dalam batinku-)

– “nabung apa mbak biar bisa masuk surga?”

(banyak yang bisa ditabung, apa hayo coba?)

– “shalat ya mba? puasa, haji, zakat ya tho?”

(betul, pinter, banyak lagi lho, membantu orang tua tanpa cemberut alias ikhlas, berbuat baik, ngaji, menolong orang lain, ga nakalin temennya, bicara yang baik, semua perbuatan baik yang ikhlas tentunya, makanya kalo adek-adek berbuat baik, ga usah diomongin ya😀 )

yawdah ayo dilanjutin ngerjain pr-nya

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

pertanyaan-pertanyaan polos anak-anak memang kadang menggemaskan tapi disitulah sebenarnya letak pembelajaran, tidak hanya untuk mereka yang bertanya tetapi juga untuk yang ditanya. bagi yang sering berinteraksi dengan anak-anak atau yang sudah mempunyai anak mungkin sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan seperti di atas yang mengarah pada keimanan, keyakinan mereka akan Rabb, Dien dan segala hal tentang Islam. bagi yang belum, maka bersiaplah😀

mengapa jadi pembelajaran juga bagi kita yang ditanya?karena :

– dengan itu kita pun dituntut untuk belajar lagi, juga belajar bagaimana menjawab dengan jawaban yang tepat yang sesuai dengan pola pikir usia mereka tanpa membohongi mereka

– dengan itu kita “diingatkan” kembali tentang apa yang telah kita yakini selama ini (saat ku jawab pertanyaan mereka dengan banyak menabung atau mencari bekal agar bisa masuk surga, saat itulah aku tertampar juga, sudah seberapa tabunganku untuk ke surga ya? masyaAllah)

– dengan itu kita diminta untuk mengajarkan Islam pada mereka dengan sesuatu yang indah dan menyenangkan yang akan membuat mereka akan semakin semangat lagi mengenalnya lebih jauh, jadi teringat sebuah ungkapan tentang ajakan mengenalkan seseorang lebih dekat dengan Islam diawali melalui hal-hal yang menyenangkan dan indah seperti diceritakanlah tentang surga-nya Allah sWT bukan pada ancaman atau yang mengerikan seperti neraka

dari sekelumit ceritaku ini, hanya ingin berbagi bahwa pembelajaran akan kita dapatkan di mana saja dan dari siapa saja bahkan dari orang yang tidak kita duga-duga dan bersyukurlah saat pembelajaran itu membuat kita semakin ingat padaNYA karena itu berarti IA masih sangat sayang pada kita meskipun pembelajaran itu pahit kita rasakan, wallahua’lam

semoga Allah SWT memperkenankan kita kelak dikumpulkan kembali di jannahNYA,amin.

 

Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh kesenangan yang kekal di dalamnya. Sesungguhnya di sisi Allah -lah pahala yang besar. (QS.At-Taubah : 21-22)

Sesungguh orang-orang yang bertakwa itu dalam taman-taman surga] dan (dekat) mata air (yang mengalir). Dikatakan kepada mereka, masuklah kedalamnya dengan sejahtera dan aman. Dan kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka, mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan diatas dipan-dipan, mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya. (QS.Al-Hijr : 45-48)

Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal sholeh, tentulah Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amal(nya) dengan baik. Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan surga ‘Adn, sungai-sungai mengalir di bawahnya, dalam surga itu mereka diberi perhiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan tebal dan mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah, itulah pahala yang sebaik-baiknya dan tempat istirahat yang indah. (QS.Al-Kahfi : 30-31)

Ini adalah kehormatan (bagi mereka) dan sesungguhnya bagi orang-orang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik (yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. Di dalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan meminum di dalamnya. Dan pada sisi mereka (ada bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. Ini lah apa-apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab. Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya. (QS. Shad : 49-54)

Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada pada tempat yang aman (yaitu) dalam taman-taman dan mata air. Mereka memakai sutera yang dan tebal, (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran), mereka tidak akan pernah merasakan mati didalamnya, kecuali mati di dunia, dan Allah memelihar mereka dari siksa neraka sebagai karunia dari Tuhanmu, yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar. (QS. Ad-Dukhan : 51-57)

4 comments on “.:. s.u.r.g.a .:.

    • Wa’alaykumussalam Avi,
      nggih sami-sami, he he, gmana nemu blogmu? dari statusmu di ym, kan ngelink ke blogmu😀

      bukan guru SD koq tapi cuman nemenin mereka belajar ajah ^_^

      semangadh juga yo😀

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: