k.e.p.u.t.u.s.a.n.

Published 25 November 2010 by anyta

hidup dihadapkan pada pilihan-pilihan,

dan harus ada keputusan yang tepat untuk menentukan pilihan terbaik,

dan meskipun “berat”,

ataupun “susah” dirasakan,

tetapi keputusan itu harus ku ambil,

secepatnya dan setegasnya,

semoga ini yang terbaik . . .

:: Apapun pilihan dalam hidup kita pasti ada akibat yang ditimbulkan olehnya.

Akibat dari pilihan hidup kita itu hanya ada 2, yaitu :

a. KECEWA/SUSAH/SEDIH

b. BAHAGIA/SENANG/GEMBIRA

Sehingga apakah yang kita rasakan itu sebuah rasa KECEWA ataukah rasa BAHAGIA, itu semua berakar dari PILIHAN hidup kita.

:: Di alam dunia ini hanya ada 4 PILIHAN dalam kehidupan,  yaitu :

1. SUSAH – – – – -> sesudah itu SUSAH

2. SENANG – – – – -> sesudah itu SUSAH

3. SENANG – – – – -> sesudah itu SENANG

4. SUSAH – – – – -> sesudah itu SENANG

Yang manakah pilihan kita diantara 4 pilihan di atas?

Tentunya semua orang menginginkan pilihan yang ke 3, betul tidak? Tetapi sesungguhnya itulah PILIHAN yang SALAH karena dalam hidup ini, tidak ada kesenangan yang abadi, apalagi jika itu kesenangan duniawi. Barangsiapa merasa bahagia di tempat-tempat yang membahagiakan maka bahagia itu adalah bahagia semu. Allah berfirman dalam QS Ali Imran:185 “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan“.

:: Sebaik-baiknya pilihan kita adalah pilihan untuk SUSAH terlebih dahulu kemudian sesudah itu akan merasakan SENANG.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa “menikmati” rasa SUSAH itu akan menjadi SENANG pada akhirnya? Tak ada lain dan tak bukan KUNCInya adalah MENGERTI. Salah satu tanda orang yang MENGERTI adalah “tetap merasakan RAHMAN dan RAHIM dari ALLAH SWT di balik tiap musibah yang menimpa”.

Orang yang merasa bahagia saat berada di tempat yang menyusahkan, justru itulah bahagia sebenarnya. “Tidak ada kebahagiaan sesungguhnya KECUALI saa kita merasa dekat dengan SURGA”. Jalan menuju surga dipenuhi oleh segala hal yang “tidak menyenangkan” bagi pikiran duniawi kita.

:: Lalu bagaimana kita bisa menuju SURGA? adalah dengan HIDUP sebenarnya, yaitu “berjalan meninggalkan kampung pengungsian “dunia” menuju kampung “asal” kita yaitu “SURGA Jannatun Na’im”. Berjalan lah dengan meninggalkan belenggu kesenangan dunia yang semu.

:: Musibah pasti memberikan banyak hikmah. Musibah merupakan cara Allah SWT untuk menjadikan kita enggan dengan “belenggu” kesenangan dunia. Maka hendaknya kita IKHLAS dengan musibah apapun yang Allah SWT berikan pada kita. “Barangsiapa IKHLAS “berpisah” dengan kesenangan dunia maka Allah SWT akan menganugerahkan rasa cinta dan rindu pada kesenangan akherat”.

Taujih Ustadz Syathori Abdurrauf

Yogyakarta, 24 November 2010

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Marilah meski berat, ambil keputusan itu secepatnya dan setegasnya, keputusan bahwa kita lebih mendambakan kesenangan akherat daripada kesenangan dunia yang hanya sementara . . .

Marilah kita berjalan meninggalkan kampung pengungsian dunia meskipun di sana banyak kemudahan dan kenikmatan karena bagaimanapun kita tetap akan merindukan kampung asal kita yaitu SURGA. Seperti digambarkan oleh beliau dalam taujihnya: meskipun para pengungsi dilayani sepenuhnya di barak pengungsian, dipenuhi semua kebutuhannya layaknya raja tetapi di hati mereka tetap tersimpan kerinduan besar untuk pulang ke kampung asalnya meski rumah tak lagi mereka punyai, meski mereka harus berjuang dari nol untuk kehidupan selanjutnya tetapi itu semua karena kecintaan besar terhadap kampung asalnya. Pun demikian pula teringat kisah para saudari2 TKW yang kini makin terzhalimi, ada yang cita-citanya terpenuhi dengan membawa pulang banyak rezeki untuk diri dan keluarga bahkan meningkatkan kesejahteraan keluarga besarnya, tetapi ada pula yang pulang dengan luka  bahkan hanya nama saja, mereka semua tetap punya kerinduan besar untuk pulang ke kampung asalnya.

Begitulah seharusnya aku dan kita semua memendam kerinduan dan mempunyai kecintaan besar terhadap kampung surga. Jangan salah mengambil keputusan wahai diriku!

2 comments on “k.e.p.u.t.u.s.a.n.

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: