baiti jannati

All posts in the baiti jannati category

K.E.M.B.A.L.I (menulis)

Published 10 April 2013 by anyta

assalamu’alaykum wr wb

alhamdulillah, akhirnya setelah 8 (delapan) bulan tidak (sempat) mengaktifkan diri di dunia blogging, akhirnya kini saya diberikan kesempatan untuk kembali (menulis) di sini.

bagi yang (mungkin) merindukan tulisan-tulisan saya 😀 doakan agar saya istiqomah untuk terus menulis ke depan, apapun itu -tulislah- karena dengan menulis, akan menjaga produktivitas kita agar tidak stagnan (berdiam diri).

ada banyak pengalaman, peristiwa, hikmah, curahan hati yang ingin segera saya tuliskan tetapi kali ini khusus edisi “menyapa” dulu saja…selamat menanti dan menikmati tulisan-tulisan saya di edisi selanjutnya. terimakasih 😉

wassalamu’alaykum wr wb

“kembali padaMU”

Published 24 Juli 2012 by anyta

gersang…

keras…

pesimis…

itulah suasana hati (ku) jika ku jauh dariMU,

setiap ku sadar dari kelemahan dan khilafku,

selalu ku azzamkan untuk kembali padaMU,

dan saat yang sama ujian utk itu begitu dahsyat KAU berikan,

karna KAU ingin tahu kesungguhan (ku),

untuk BENAR-BENAR KEMBALI PADA-MU…

di setiap do’a(ku),

semoga KAU selalu membuka,

rengkuhan maaf dan hidayahMU untuk(ku),

segarkan,

lembutkan,

optimiskan,

hati(ku) untuk selalu percaya dan berprasangka baik padaMU,

sampai kelak aku BENAR-BENAR KEMBALI PADAMU,

dalam kesucianku,amin…

 

———————————————————————————

suara hati seorang hamba pada Sang Rabb, pemilik ruhnya, sedang terus berjuang untuk “kembali padaNYA”

38 Derajat

Published 13 Maret 2012 by anyta

Alhamdulillah Ya Rabb, suhu 38 derajat Celcius itu kau berikan semalam saja merasuk tubuhku…

Bersyukur atas nikmat sehat yang (kembali) lagi KAU limpahkan pada hamba…

Image

———————————————————-

12032012 :19p.m. on 38’C

-bilikmuhasabah-

.:. do’a untuk ibu .:.

Published 21 Desember 2011 by anyta

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….

 

———————————————–

kali ini “hanya” do’a untuk ibu yang bisa ku panjatkan,

do’a dari ananda di seberang pulau,

do’a semoga Allah SWT memberikan keistiqomahan pada ibu dalam ketaatan padaNYA,

do’a agar ibu diberikan kelapangan hati dan kesabaran serta samudra keikhlasan,

do’a agar ibu tak lelah mendo’akan keluarga dan putrimu ini selalu dlm lindunganNYA,

terimakasih ibu . . .

21des11 -balikpapan,kaltim-

berduka kembali . . .

Published 2 Februari 2011 by anyta

selang 10 hari meninggalnya mbah kakung, kembali Sang Rabb mengambil orang terdekat yang ku sayangi, yang juga adalah mlikNYA, yang sudah saatnya IA minta kembali…

“innalillahi wa inna ilaihi roji’un”… kembali ku lafadzkan hari Ahad kemaren, 30 Januari 2011 pukul 16.00 WIB… kali ini pakdhe ku tersayang yang berpulang menghadap Sang Rabb, pakdhe yang melebihi seorang bapak bagiku, yang mendidik dan menyayangiku semenjak aku kecil, yang 2 jam sebelum meninggal, aku sempat membersamainya meski tak ku sadari itulah saat terakhirku menatapnya tanpa bercengkerama dengannya seperti biasa karena saat itu ia sangat lelah dan sangat nyaman tertidur hingga ku tak tega membangunkannya, dan ternyata itulah tidurnya untuk selamanya … sakaratul maut yang tanpa rasa sakit itu semoga tanda bahwa beliau khusnul khotimah..amin Ya Rabb

“allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu”
Ya Rabb ampuni semua dosa dan khilaf beliau…
Lapangkanlah alam kuburnya . . .
Terimalah setiap amal ibadah dan amal kebaikan beliau selama di dunia
Izinkan beliau KAU berikan tempat terbaik di surgaMU
Perkenankan ku bertemu kembali dengan beliau di akhirat kelak, jadikan beliau sebagai ayahku di alam akhirat kelak
Izinkan ku tuk menghajikan beliau…dengan rezki dariMU

———————————————————————-
akan ku rindukan sambutan hangat senyumnya di depan pintu rumahnya tiap ku datang…
akan ku rindukan do’a tulusnya untukku
ada do’a yang belum sempat kuwujudkan…melaksanakan ibadah haji bersama beliau…
hamba ikhlas Ya Rabb…semua skenarioMU adalah yang terbaik untuk tiap hambaMU…