cerita

All posts in the cerita category

Number One For Me

Published 16 Mei 2012 by anyta

NUMBER ONE FOR ME (by:Maher Zain)

 

I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I’m here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it’s time for you to rise
For all the things you sacrificed

Chorus:
Oh, if I could turn back time rewind
If I could make it undone
I swear that I would
I would make it up to you

Mum I’m all grown up now
It’s a brand new day
I’d like to put a smile on your face every day
Mum I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face every day

Baca selengkapnya →

Iklan

.:. Usia Berkah .:.

Published 10 April 2012 by anyta

“Barakallaha fii umriik” 

Do’a yang terlafadzkan dari orang tua, kerabat, sahabat-sahabat serta saudara seiman-ku di hari itu mengingatkanku untuk mampu menjaga diri agar keberkahan sentiasa dilimpahkan oleh Sang Rahman pada-ku di sisa usia ke depan.

Ya Rabb, hamba memohon keringanan dari MU untuk menunaikan perintah MU,

Ya Rabb, hamba memohon kekuatan dari MU untuk menjauhi tiap larangan MU,

Ya Rabb, hamba memohon ampunan MU atas tiap salah khilaf dan dosa-dosaku,

Ya Rabb, hamba memohon kasih sayang MU membelaiku di tiap waktuku,

Ya Rabb, hamba memohon keberkahan usia di sepanjang hayatku,

Ya Rabb, izinkanku bertemu kekasihMU di surgaMU nanti,

Ya Rabb, hamba memohon terima dan kabulkanlah do’a hamba,

Amin Taqabbal Ya Karim.

——————————————————————————————

Terimakasih untuk yang terus mendo’akanku dalam kebaikan, semoga terkabulkan juga do’a-do’a kebaikan itu untuk yang mendoakan.

Pesan (Ustadz) M. Natsir Kepada Para Guru dan Ustadz di Pelosok

Published 22 Maret 2012 by anyta

re-blog from Senarai Seringai

Ini adalah petuah dari guru kita yang bagi saya pribadi berlaku untuk kita semua yang berprofesi apapun. Petuah hebat mengenai kelurusan niyat dan orientasi bekerja dan pengabdian diri untuk umat. Let’s cekidot.

—————————————————————————————————————————–

Saja mengutjapkan sjukur alhamdulillah, karena pada malam ini saja dapat menghadiri satu pertemuan dengan pengurus dari Taman Pendidikan Islam jang sudah pernah terdengar namanja oleh kawan-kawan di Djakarta, akan tetapi belum mengetahui benar-benar bagaimanakah usaha dan tindakan dari Taman Pendidikan ini.
Sekarang saja berada ditengah saudara-saudara. Saja rasanja berada kembali pada tangga saja sendiri. Sebab tatkala saja keluar dari bangku peladjaran, maka jang mula-mula saja hadapi dalam lapangan pekerdjaan dan perdjuangan, ialah lapangan pendidikan Islam ini.
Adapun jang sedang saudara-saudara kerdjakan sekarang, bukanlah suatu pekerdjaan jang lekas-lekas diketahui orang. Bukan suatu pekerdjaan jang saban hari tertulis di surat-surat kabar, bukan pula pekerdjaan jang dianggap orang herois, pekerdjaan pahlawan jang dipudja-pudji setiap hari. Saudara mentjari pekerdjaan djauh dari kota, jakni di kebun-kebun onderneming, menanamkan Agama dikalangan buruh-buruh perkebunan di gunung-gunung.
Akan tetapi ketahuilah saudara-saudara, bahwa ibarat orang memanah, sasaran saudara sudah tepat pada tampuknja benar, sebab orang sering kali lupa, bahwa potensi dan tenaga dari umat kita, sebenarnja terletak di luar kota, di desa, di tepi-tepi gunung, di tengah-tengah alam raja jang besar itulah!
Sekarang saudara menghadapi satu masjarakat jang terpisah, jang dinamakan masjarakat kebun, jang mempunjai sipat sendiri, penuh dengan penderitaan poenale-sanctie dan lain-lain sisa alam pendjadjahan. Itulah batang terendam jang saudara-saudara pikul sekarang.
Ini adalah pekerdjaan jang menghendaki kepada meniadakan diri, meniadakan diri dengan pengertian, membuat sesuatu pekerdjaan hanja karena besarnja kesadaran dan tidak ingin kepada pudji dan pudja. Tjukup saudara-saudara puas dengan mendapat keredaan Ilahi jang Ia-nja melihat usaha saudara-saudara.
Baca selengkapnya →

“Do’a dari Saudariku”

Published 27 Februari 2012 by anyta

Ini adalah do’a yang dia peruntukkan untuk-ku saat aku sedang butuh ber-muhasabah padaNYA…

Do’a dari “saudari kecil-ku” yang seakan-akan ia selalu tahu apa yang sedang aku rasakan, apa yang aku butuhkan.

Do’a yang juga menguatkanku selain kekuatan dari Sang Rabb-ku.

Jazakillah ya dek, qta dipersaudarakan olehNYA untuk sekarang dan selamanya, meski kelak qta tidak lagi bersama, ukhuwah ini akan terus terjaga. Kepakkanlah sayapmu menjadi muslimah yang bermaslahat untuk umat^^. Ana uhibbuki fillah ukhti.

“Ya Allah jika masa ini adalah detik2 terakhir aku bersamanya, jadikanlah kebersamaanku dengannya lebih bermakna, yg bisa menambah cintaku padanya namun tak melebihi cintaku padaMU,, jadikanlah kebersamaanku dengannya tiada berakhir, meski ku tau Kau akan memisahkan kami dengan jarak yg begitu jauh, jadikan semuanya lebih bermakna Ya Rabb..”

“Engkau jiwa yang baik yang sedang bersedih, tetapi tetap setia memikirkan hanya yang baik dan melakukan hanya yang baik. Apalagi rencana Allah SWT selain ingin memuliakanmu?..”

Dan kini… 
Aku masih disini….
Menantimu….
Menantimu dengan senyum khas-mu…
Menantimu dengan sapaan hangat yang selalu menyapa hingga sapaannya sampai ke hati…
Menantimu dengan ghiroh juangmu menyambut hari…
Kapankah kau datang?
Kapankah aku bisa menyambutmu bersama dengan segala penantianku…
Sesungguhnya aku sangat merindukanmu,,
Wahai sosok teduh hati ku…. (*ukhti Hijri)

PR…yang tertunda

Published 25 Februari 2012 by anyta

Tulisan ini adalah pekerjaan rumah (PR) yang diberikan sodara nun jauh di mato bbrp bulan yg lalu. Alhamdulillah bisa juga menyelesaikan kerjaan dadakan dari dia ini. Semua ini terkait pengalaman di SD, semoga benar karena clue nya ga jelas. Semoga bermanfaat.

  1. Guru Favorit dan Guru Killer : Nominasi ini saya gabung karena di SD Terbansari I dulu guru favorit saya adalah Pak Gunawan (ada plesetan dr nama ini kata kakak2 kelas dulu : Gundul tapi menaWan ^^) guru kelas 6 yang terkenal juga paling killer diantara guru lainnya. Metode pembelajaran yang beliau terapkan “aneh” tetapi “menyenangkan”. Sangat berkesan saat kami sekelas nilai ujian jelek semua, diminta 1 per 1 meniup bola voli yang sangat berat, itu “hukuman” bagi kami agar semangat belajar^^. Rutinitas di senin pagi dari beliau adalah memeriksa kuku tangan semua murid sekelas, dg memegang rotan beliau siap mencambukkan rotan itu tepat di meja murid yg kukunya kotor atau panjang. Kejam ya?^^ Tapi itu semua beliau lakukan utk menggembleng kami agar menjadi murid yg bertanggungjawab. Sampai sekarang saya belum pernah silaturahim ke rumah beliau dan kabarnya beliau sudah dipindahkan ke SD Unggulan di Jogja. Terus mengabdi ya pak mencetak generasi bangsa yang hebat.
  2. Teman Bolos : Mohon maaf karena waktu SD saya termasuk murid yang taat aturan ^^ jadi saya tidak pernah membolos (itu seingat saya ya, klopun tyata pernah, itu kekhilafan masa lalu)
  3. Teman Berantem : Mohon maaf juga karena saya ini anak yang baik meski tomboy^^ jadi sepertinya tidak ada yang pernah berantem dengan saya (sebenernya ada tapi bukan di sekolah melainkan tetangga, dek Miranti namanya, dia selalu saya nakalin sampe sering menangis kalo dia pulang, moga dia sudah ga ingat masa lalu yang itu ya.. ^^)
  4. Jajanan favorit : Waktu SD dulu, saya paling suka jajanan yang namanya “sawut”. Jajanan ini terbuat dari singkong yang dihaluskan lalu dikukus dan ditabur gula putih dan parutan kelapa. Disajikan diatas daun pisang membuat jajanan tradisional ini selalu saya cr tiap harinya.yummy.
  5. Tas, Mainan dan Sepatu favorit : Berhubung masa kecil dulu hidup masih prihatin, jadi saya tidak pernah memfavoritkan merk2 tertentu utk tas dan sepatu, apalagi mainan. Apa yang ada, ya itulah tas dan sepatu favorit saya, tapi ga tahu merk apa ya dulu. Kalau mainan, sebenarnya banyak mainan tradisional yang suka dimainkan, seperti benthik, ingkling trus lompat tali dan banyak lagi^^.  Permainan tradisional dulu sebenarnya mempunyai banyak sisi edukasi diantaranya hubungan sosial anak-anak terlatih dengan bermain bersama, saling tolong menolong dan melatih anak memecahkan masalah bersama. Sedangkan sekarang, mainan anak menjadikan mereka lebih individualism.

Baca selengkapnya →

Sebait doa untukmu…Mujahid !!!

Published 13 Januari 2012 by anyta

Ya Allah…
Tabahkanlah org2 yang telah bekerja spenuh jiwa raga,
Namun tak bernilai dimata sesamanya.
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau sejukan hatinya,
Dengan bisikan janji Syurga,
Yang slalu setia menantinya…

Ya Allah…
Limpahkanlah kpd org2 yang bekerja tanpa pamrih,
Jangan biarkan hatinya letih,
Apalagi sampai bersedih,
Karna tak ada yang berterima kasih,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau selalu berkahi,
Setiap langkahnya yang tertatih,
Untuk tetap dijalan Illahi…

Ya Allah…
Berikanlah kpd org2 yang bekerja tak kenal waktu,
Semangat untuk selalu membantu,
Bahkan tetap berbuat sesuatu,
Meski usia kian senja,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau kuatkan jiwanya,
Ketika rapuh oleh dunia,
Yang slalu menggoda Qolbu,
Untuk meninggalkan seruan-Mu…

Inspirasi : Curahan Hati Mujahid (Ust.Syamsul Rizal) dilafadzkan oleh Mujahidah  (Alifah Az Zahra)

 

—————————————————————————————

Do’a ini adalah curahan hati sahabat seperjuangan, syukron sudah mengizinkan tulisannya dimuat disini, sangat menginspirasi^^

Semoga dimanapun qta berada, apapun yg qta lakukan, qta niatkan utk ibadah insyaAllah…

Semoga setiap perjuangan, selalu terjaga keikhlasannya insyaAllah

Balikpapan-Kaltim

.:. do’a untuk ibu .:.

Published 21 Desember 2011 by anyta

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….

 

———————————————–

kali ini “hanya” do’a untuk ibu yang bisa ku panjatkan,

do’a dari ananda di seberang pulau,

do’a semoga Allah SWT memberikan keistiqomahan pada ibu dalam ketaatan padaNYA,

do’a agar ibu diberikan kelapangan hati dan kesabaran serta samudra keikhlasan,

do’a agar ibu tak lelah mendo’akan keluarga dan putrimu ini selalu dlm lindunganNYA,

terimakasih ibu . . .

21des11 -balikpapan,kaltim-