hikmah

All posts in the hikmah category

.:. Usia Berkah .:.

Published 10 April 2012 by anyta

“Barakallaha fii umriik” 

Do’a yang terlafadzkan dari orang tua, kerabat, sahabat-sahabat serta saudara seiman-ku di hari itu mengingatkanku untuk mampu menjaga diri agar keberkahan sentiasa dilimpahkan oleh Sang Rahman pada-ku di sisa usia ke depan.

Ya Rabb, hamba memohon keringanan dari MU untuk menunaikan perintah MU,

Ya Rabb, hamba memohon kekuatan dari MU untuk menjauhi tiap larangan MU,

Ya Rabb, hamba memohon ampunan MU atas tiap salah khilaf dan dosa-dosaku,

Ya Rabb, hamba memohon kasih sayang MU membelaiku di tiap waktuku,

Ya Rabb, hamba memohon keberkahan usia di sepanjang hayatku,

Ya Rabb, izinkanku bertemu kekasihMU di surgaMU nanti,

Ya Rabb, hamba memohon terima dan kabulkanlah do’a hamba,

Amin Taqabbal Ya Karim.

——————————————————————————————

Terimakasih untuk yang terus mendo’akanku dalam kebaikan, semoga terkabulkan juga do’a-do’a kebaikan itu untuk yang mendoakan.

Pesan (Ustadz) M. Natsir Kepada Para Guru dan Ustadz di Pelosok

Published 22 Maret 2012 by anyta

re-blog from Senarai Seringai

Ini adalah petuah dari guru kita yang bagi saya pribadi berlaku untuk kita semua yang berprofesi apapun. Petuah hebat mengenai kelurusan niyat dan orientasi bekerja dan pengabdian diri untuk umat. Let’s cekidot.

—————————————————————————————————————————–

Saja mengutjapkan sjukur alhamdulillah, karena pada malam ini saja dapat menghadiri satu pertemuan dengan pengurus dari Taman Pendidikan Islam jang sudah pernah terdengar namanja oleh kawan-kawan di Djakarta, akan tetapi belum mengetahui benar-benar bagaimanakah usaha dan tindakan dari Taman Pendidikan ini.
Sekarang saja berada ditengah saudara-saudara. Saja rasanja berada kembali pada tangga saja sendiri. Sebab tatkala saja keluar dari bangku peladjaran, maka jang mula-mula saja hadapi dalam lapangan pekerdjaan dan perdjuangan, ialah lapangan pendidikan Islam ini.
Adapun jang sedang saudara-saudara kerdjakan sekarang, bukanlah suatu pekerdjaan jang lekas-lekas diketahui orang. Bukan suatu pekerdjaan jang saban hari tertulis di surat-surat kabar, bukan pula pekerdjaan jang dianggap orang herois, pekerdjaan pahlawan jang dipudja-pudji setiap hari. Saudara mentjari pekerdjaan djauh dari kota, jakni di kebun-kebun onderneming, menanamkan Agama dikalangan buruh-buruh perkebunan di gunung-gunung.
Akan tetapi ketahuilah saudara-saudara, bahwa ibarat orang memanah, sasaran saudara sudah tepat pada tampuknja benar, sebab orang sering kali lupa, bahwa potensi dan tenaga dari umat kita, sebenarnja terletak di luar kota, di desa, di tepi-tepi gunung, di tengah-tengah alam raja jang besar itulah!
Sekarang saudara menghadapi satu masjarakat jang terpisah, jang dinamakan masjarakat kebun, jang mempunjai sipat sendiri, penuh dengan penderitaan poenale-sanctie dan lain-lain sisa alam pendjadjahan. Itulah batang terendam jang saudara-saudara pikul sekarang.
Ini adalah pekerdjaan jang menghendaki kepada meniadakan diri, meniadakan diri dengan pengertian, membuat sesuatu pekerdjaan hanja karena besarnja kesadaran dan tidak ingin kepada pudji dan pudja. Tjukup saudara-saudara puas dengan mendapat keredaan Ilahi jang Ia-nja melihat usaha saudara-saudara.
Baca selengkapnya →

Dosa(ku) Adalah Alasan Mengapa Harus Berdakwah

Published 15 Maret 2012 by anyta

dakwatuna.com

Begitu banyak generasi muda Islam yang -seharusnya menjadi penggerak dakwah menuju kejayaan Islam- menjadikan dosa-dosa yang mereka lakukan sebagai alasan untuk meninggalkan lapangan dakwah. Padahal kemunduran mereka sama sekali tidak membuat keadaan dakwah ini menjadi lebih baik, tapi justru secara tidak langsung mereka telah menjadi “musuh” yang menghambat pergerakan dakwah dengan sikap apatis mereka.

Fenomena ini adalah sebuah kesalahan yang sangat diwaspadai. Jangan sampai semangat untuk beramar ma’ruf nahi munkar menjadi pudar hanya karena dosa dan kesalahan di masa lalu. Bukankah Allah SWT telah berfirman,

“Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. “ (QS. An-Nur: 21)

Maka, jangan sampai kita berhenti beramar ma’ruf nahi munkar dengan alasan kita adalah seorang pendosa. Abul Faraj Ibnul Juazi mengatakan, “Sungguh, Iblis telah berhasil membujuk rayu sebagian ahli ibadah. Dia melihat kemungkaran, tetapi tidak mengingkarinya dan tidak mencegahnya. Lalu orang tadi berkata, ‘Yang mencegah kemungkaran dan menyuruh kebaikan adalah orang yang sudah bagus dan baik. Sementara saya belum baik betul, bagaimana mungkin saya menyuruh orang lain?’ Hal ini adalah sebuah kesalahan, karena dia seharusnya (tetap) mencegah kemungkaran dan menyuruh kepada yang ma’ruf.”

Seorang lelaki pernah berkata kepada Imam Ahmad bin Hanbal, “Apakah seseorang itu tetap bertahan terus sampai dia sempurna, kemudian baru mendakwahi manusia?”

Imam Ahmad menjawab, “Siapakah orang yang sempurna? Tetaplah berdakwah kepada manusia.”

Begitu pun dengan yang diwasiatkan Syaikh Al-Islam Ibnu Taimiyyah kepada Abul Qasim Al-Maghribi, “Bahwa seorang hamba pasti melakukan kesalahan dan dosa adalah sebuah kemestian yang ada pada seorang hamba. Namun dia harus meminta ampun kepada Allah, sehingga seseorang tidak beralasan (untuk tidak melakukan kebaikan), hanya karena ia telah berdosa”.

DR. A’idh al-Qarni, seorang ulama yang sangat besar perhatiannya terhadap dakwah dan generasi muda Islam saja pernah menemui seorang pelaku dosa dan memintanya agar aktif dalam lapangan dakwah pada Allah, agar dia ikut andil berceramah, ikut serta dalam beramar ma’ruf nahi munkar atau pengajian. Agar ia juga aktif memberikan kata-kata yang sejuk dan baik serta ikut dalam menasihati saudara-saudaranya. Beliau melakukan hal ini dengan sebuah alasan yang sangat baik, “karena setiap orang -walaupun pendosa sekalipun-, pantas dan berhak untuk berdakwah dan berceramah kepada manusia”. Tentunya sesuai dengan kapasitasnya.

Pertanyaannya, bukankah itu sama halnya dengan munafik?

Baca selengkapnya →

“Do’a dari Saudariku”

Published 27 Februari 2012 by anyta

Ini adalah do’a yang dia peruntukkan untuk-ku saat aku sedang butuh ber-muhasabah padaNYA…

Do’a dari “saudari kecil-ku” yang seakan-akan ia selalu tahu apa yang sedang aku rasakan, apa yang aku butuhkan.

Do’a yang juga menguatkanku selain kekuatan dari Sang Rabb-ku.

Jazakillah ya dek, qta dipersaudarakan olehNYA untuk sekarang dan selamanya, meski kelak qta tidak lagi bersama, ukhuwah ini akan terus terjaga. Kepakkanlah sayapmu menjadi muslimah yang bermaslahat untuk umat^^. Ana uhibbuki fillah ukhti.

“Ya Allah jika masa ini adalah detik2 terakhir aku bersamanya, jadikanlah kebersamaanku dengannya lebih bermakna, yg bisa menambah cintaku padanya namun tak melebihi cintaku padaMU,, jadikanlah kebersamaanku dengannya tiada berakhir, meski ku tau Kau akan memisahkan kami dengan jarak yg begitu jauh, jadikan semuanya lebih bermakna Ya Rabb..”

“Engkau jiwa yang baik yang sedang bersedih, tetapi tetap setia memikirkan hanya yang baik dan melakukan hanya yang baik. Apalagi rencana Allah SWT selain ingin memuliakanmu?..”

Dan kini… 
Aku masih disini….
Menantimu….
Menantimu dengan senyum khas-mu…
Menantimu dengan sapaan hangat yang selalu menyapa hingga sapaannya sampai ke hati…
Menantimu dengan ghiroh juangmu menyambut hari…
Kapankah kau datang?
Kapankah aku bisa menyambutmu bersama dengan segala penantianku…
Sesungguhnya aku sangat merindukanmu,,
Wahai sosok teduh hati ku…. (*ukhti Hijri)

:: Make Me Strong ::

Published 25 Februari 2012 by anyta

Even we was found this Right Way, we’r just ordinary human who can make a mistaken, thats why we should have to pray for this Right Way…So hope ALLAH keep this Light in every part our life…Aminnn…

Sometimes we forget, everythings in our life is from Allah SWT. To HAPPY if get something good, to SAD if get someting bad. That’s human . Make me strong Ya Rabb

Words: Sami Yusuf

 

~ Make Me Strong ~ [Based on Surah Alfatihah]

I know I’m waiting

Waiting for something

Something to happen to me.

But this waiting comes with

Trials and challenges

Nothing in life is free.

 

I wish that somehow

You’d tell me out aloud

That on that day I’ll be ok.

But we’ll never know cause

That’s not the way it works

Help me find my way.

[Surah Alfatihah : 4 and 5]

My Lord show me right from wrong

Give me light make me strong

I know the road is long Make me strong

[Based on Surah Alfatihah : 6]

Sometimes it just gets too much I feel that I’ve lost touch

I know the road is long Make me strong

[Surah Alfatihah : 7]

——————————

Baca selengkapnya →

Sebait doa untukmu…Mujahid !!!

Published 13 Januari 2012 by anyta

Ya Allah…
Tabahkanlah org2 yang telah bekerja spenuh jiwa raga,
Namun tak bernilai dimata sesamanya.
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau sejukan hatinya,
Dengan bisikan janji Syurga,
Yang slalu setia menantinya…

Ya Allah…
Limpahkanlah kpd org2 yang bekerja tanpa pamrih,
Jangan biarkan hatinya letih,
Apalagi sampai bersedih,
Karna tak ada yang berterima kasih,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau selalu berkahi,
Setiap langkahnya yang tertatih,
Untuk tetap dijalan Illahi…

Ya Allah…
Berikanlah kpd org2 yang bekerja tak kenal waktu,
Semangat untuk selalu membantu,
Bahkan tetap berbuat sesuatu,
Meski usia kian senja,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau kuatkan jiwanya,
Ketika rapuh oleh dunia,
Yang slalu menggoda Qolbu,
Untuk meninggalkan seruan-Mu…

Inspirasi : Curahan Hati Mujahid (Ust.Syamsul Rizal) dilafadzkan oleh Mujahidah  (Alifah Az Zahra)

 

—————————————————————————————

Do’a ini adalah curahan hati sahabat seperjuangan, syukron sudah mengizinkan tulisannya dimuat disini, sangat menginspirasi^^

Semoga dimanapun qta berada, apapun yg qta lakukan, qta niatkan utk ibadah insyaAllah…

Semoga setiap perjuangan, selalu terjaga keikhlasannya insyaAllah

Balikpapan-Kaltim

.:. 6 Pesan Ahli Surga .:.

Published 5 Januari 2012 by anyta

Betapa indahnya ketika berbicara tentang surga. Dan tahukan engkau apa itu surga? Surga adalah rumah tinggal yang abadi yang menjadi tujuan setiap hamba Allah yang shalih. Surga adalah pusat aspirasi semua hamba Allah. Surga adalah di atas apa yang kita lihat, di atas apa yang kita dengar dan di atas apa yang muncul dalam pikiran manusia,

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Kahfi ayat 107-108:

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, (*) Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya. (QS Al-Kahfi: 107-108).

Rasulallah SAW bersabda, sebagaimana disepakati oleh Imam Bukhari dan Muslim dari hadits riwayat Abu Hurairah, (Allah berfirman, Aku telah mempersiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih surga yang (kenikmatannya) belum pernah ada mata yang telah melihat, dan tidak pernah ada telinga yang telah mendengar maupun telah terdetik di hati manusia).

Dengan kasih Allah dan rahmat-Nya kepada kita,  Dia telah membentangkan gambaran surga yang nikmat itu, dengan menekankan keabadian dan kesempurnaan, tanpa kekurangan sedikitpun, tidak panas atau dingin, tidak lelah dan tidak sibuk dengan hiruk pikuk, tak ada kerugian, tidak ada yang dicurangi. Sekali teguk kenikmatan di surga melupakan semua penderitaan dalam hidup ini. Timbul pertanyaan, mengapa semua ini diceritakan wahai hamba-hamba Allah? Hal ini semata untuk mengajak orang-orang beriman ke surga dengan penuh semangat. Agar mereka bergegas menuju berbagai kebahagiaan, taman dan segala istananya.  Sebab surga adalah tempat tinggal yang Allah ciptakan dengan tangan-Nya sendiri, dipersiapkan sebagai rumah untuk orang-orang yang dicintai-Nya agar mengisinya dengan rahmat, kemuliaan dan ridha-Nya. Dia menggambarkan kenikmatannya sebagai kemenangan besar, pemiliknya sebagai raja diraja, segala kebaikan dan kemurniannya dijaga dari setiap cacat dan kekurangan. Celakalah jiwa-jiwa yang tidak menginginkan hal itu, tidak ingin melihatnya, dan tidak berusaha untuk masuk ke dalamnya!

Baca selengkapnya →