Ramadhan

All posts in the Ramadhan category

Tilawah dan Ramadhan

Published 14 Agustus 2011 by anyta

dakwatuna.com – Pasti kita semua sudah tahu sabda Rasulullah SAW ini: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Karena itu Rasulullah SAW memperbolehkan kita untuk iri kepada mereka. “Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang, yaitu orang yang dianugerahi Al-Qur’an oleh Allah, lalu ia membacanya ketika menunaikan shalat di waktu malam dan siang hari; dan orang yang diberi harta lalu ia menyedekahkannya di waktu malam dan siang hari.”

Tentu saja rasa iri yang dimaksud Rasulullah SAW bukan dalam bentuk ekspresi negatif, tapi meniru apa yang dilakukan oleh manusia-manusia terbaik itu: belajar dan mengajarkan Al-Qur’an. Bahkan Rasulullah SAW sangat menghargai orang yang berusaha mengikuti jejak orang-orang terbaik itu meski belum sempurna dalam membaca Al-Qur’an. Kata Rasulullah SAW, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia pandai membacanya, beserta para malaikat pembawa catatan amal, yang suci dan berbakti. Dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan gagap dan ia kesulitan dalam membacanya, maka ia mendapatkan dua pahala.”

Baca selengkapnya →

.:. RENUNGAN RAMADHAN .:.

Published 10 Agustus 2011 by anyta

Renungan Ramadhan

Alm. Ust. Rahmat Abdullah
"Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang 
dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. 
Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. 

Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam,
lapar dan haus di terik siang."

Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya,
mencari dataran rendah dan semakin kuat ketika dibendung
dan menjadi nyawa kehidupan.
Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum
dari kawasan maksimum, angin pun berhembus. 

Edaran yang pasti dari keluarga galaksi,
membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer,
menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan.
Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan.
Ruh pun –dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH– menerobos kesulitan
mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan grativasi
“bumi jasad” memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala.

Kini dibulan ini (Ramadhan), ia begitu ringan, menjelajah langit ruhani.
Carilah bulan diluar Ramadhan saat orang dapat mengkhatamkan tilawah
satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan.
Carilah momentum saat orang berdiri lama dimalam hari,
saat orang menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat.
Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan “ular harta” yang membelitnya. 

Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya
dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya. 

Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ as-shiyami
Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ al-qiyami.

Keqariban ditengah keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan) 

Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang
bersahaja, saat ia bertanya : “Ya Rasul ALLAH, dekatkah Tuhan kita?
Sehingga saya cukup berbisik saja atau jauhkah Ia sehingga saya harus
berseru kepada-NYA?” 

Sebagian kita telah begitu ‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain
merasa bebas ketika beban-beban orang bertuhan telah mereka persetankan.

Baca selengkapnya →

8 KEMULIAAN RAMADHAN

Published 4 Agustus 2011 by anyta

8 Kemuliaan Ramadhan

Oleh: Aus Hidayat Nur

dakwatuna.com – Rasulullah saw. memberikan sambutannya menjelang Bulan Suci Ramadhan. “Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunnah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban.

Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadhan merupakan bulan santunan, bulan yang dimana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa tersebut.” (HR Khuzaimah)

Sambutan Nabi Muhammad saw. ini merupakan teladan bagi umatnya dalam menghadapi datangnya Bulan Ramadhan. Sambutan hangat penuh kegembiraan yang Beliau sampaikan menunjukkan perlunya tarhib Ramadhan seperti khutbah Nabi ini ditradisikan kaum muslimin. Jika ada satu momen dimana kepala negara menyampaikan pidatonya tentulah momen tersebut bukan momen biasa. Itu sebuah program superpenting dengan momen paling istimewa. Demikian pula dengan bulan Ramadhan yang penuh dengan keunggulan dan kemuliaan.

Dari hadits tersebut, Nabi kita menyebutkan 8 keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya, yaitu:

Baca selengkapnya →

.:. FIQH SHIYAM .:.

Published 4 Agustus 2011 by anyta

.:. FIQH SHIYAM .:.

I. Ketentuan Puasa

A. Terjemah Surat Al- Baqarah ayat 183-184

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ﴿١٨٣﴾أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ ۚ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ﴿١٨٤

Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa)  sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 183-184)

B. Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 183-184

1. Mufradat:

كتبَ عليكم Diwajibkan atas kamu semua
أياماً معدودات Bulan Ramadhan
فعدَّةٌ Yang wajib baginya adalah puasa setelah Ramadhan sejumlah hari yang ditinggalkan selama Ramadhan
يطيقونه Mampu berpuasa dengan berat, atau tidak mampu sama sekali seperti orang tua dan ibu hamil dan menyusui
فِديَة Berbuka dan membayar fidyah, yaitu memberi makan seorangmenambahkan makanan, atau berpuasa dan memberi makanyang membedakan antara hak dan bathil
فِديَة Bekal dalam memberi makan, atau puasa sambil memberi makan
الفرقان apa yang dapat membedakan antara yang haq dan batil.
فمن شهدَ منكم الشهرَ barang siapa yang datang Ramadhan sedang ia dalam keadaan mukim, bukan musafir berakal dan sudah baligh
ولتُكملوا العِدّة agar kau sempurnakan puasa Ramadhan, dengan berpuasa menggantikan hari-hari yang kau tinggalkan setelah bulan Ramadhan
الرفَثُ إلى نسائكم bahasa halus dari hubungan suami istri
تختانون أنفُسَكم menganggapnya berkhianat, karena ingin makan, minum dan berhubungan suami istri di waktu malam, padahal itu haram
فتابَ عليكم telah diringankan beban berat ini
باشروهن kata lain dari hubungan suami istri
وابتغوا carilah
حتى يتبيَّن لكم الخيط الأبيض من الخيط الأسود putihnya siang dan hitamnya malam
إلى الليل sehingga terbenam matahari
عاكفون dalam keadaan beri’tikaf. Arti I’tikaf: diam di masjid dengan niat beribadah, orang yang beri’tikaf tidak diperbolehkan berhubungan suami istri
Ilustrasi (inet)

Baca selengkapnya →

:. 8 Tips Sambut Ramadhan .:

Published 26 Juli 2011 by anyta

:. 8 TIPS SAMBUT RAMADHAN .:

Ramadhan yang penuh kelimpahan kebaikan dan keutamaan, akan dapat dirasakan dan diraih ketika ilmu tentang Ramadhan dipahami dengan baik.

Bayangkan, para generasi awal Islam sangat merindukan bertemu dengan bulan suci ini. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.

Bagaimana menyambut bulan Ramadhan? Berikut kami hadirkan “8 Tips Sambut Ramadhan” :

 

Baca selengkapnya →

:. 10 hari Terakhir .:

Published 30 Agustus 2010 by anyta

Ya Rabb,
izinkan hamba,
di 10 hari terakhir ini,
makin dekat padaMu,
memberikan yang terbaik,
untukMu.

Ya Rabb,
izinkan hamba,
di 10 hari terakhir ini,
mendapatkan ampunanMu,
Rahmat dan KasihMu,
kekuatan HidayahMu,
karena hamba hanya insan yang lemah,
dan berlumur dosa.

Ya Rabb,
izinkan hamba,
di 10 hari terakhir ini,
benar-benar hanya mengharap,
cintaMU dan ridhoMu,
saja.

Ya Rabb,
izinkan hamba,
di 10 hari terakhir bulan yang mulia ini,
mengokohkan azzam dan niyat,
untuk kebaikan ke depan,
sebagai seorang hambaMu,
sebagai seorang insan manusia.

Perkenankanlah do’a hamba Ya Rabb
dengan segala ketakutan dan harap
serta kerendahan diri kepadaMU
amin.

Ramadhan dan Jeruklegi

Published 28 Agustus 2010 by anyta

apa hubungannya Ramadhan dengan Jeruklegi?
silakan ditebak . . . . .
1 . . . 2 . . . 3 . . . stop . . . waktu habis untuk berfikir, he he he, silakan tuliskan jawaban anda masing-masing di ruang komentar di bawah ini ya 😀 salah ataupun benar tetap kuhargai koq (pede yo)

banyak yang mengira kalo jeruklegi yang dimaksud adalah jeruk
berwarna kuning yang rasanya manis, iya kan? karena jeruklegi itu versi bahasa jawanya dari jeruk manis. jadi mungkin tebakan anda adalah kalo bulan ramadhan enaknya makan jeruk yang manis buat hidangan pembukanya, kan “berbukalah dengan yang manis” he he he, maksa.

kalo anda termasuk salah satu dari yang menjawab dengan jawaban itu, maka anda termasuk salah satu yang TERJEBAK 😀 maaf ya

trus apa dong maksudnya? sabar saudara-saudariku 😀

mungkin ini akan jadi cerita panjang tapi cukuplah episode kali ini tentang Ramadhan dulu aja, okay ikuti terus ceritanya yak . . .
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
tahun kemaren tepatnya di bulan Ramadhan, adalah jadwal praktek profesi (coAs anNers) ku di stase komunitas, yang kalo kita nyebutnya stase K3M (Kuliah Kerja Kesehatan Masyarakat) yang mungkin sama seperti konsep KKN di fakultas lain tapi ini fokus tentang kesehatan di masyarakat. dan inilah stase yang bener-bener “aku bangettt” dan yang lama ku nanti karena ranah inilah yang ingin ku kembangkan ke depan, perawat kesehatan masyarakat (perawat komunitas), amin.

nah kalo biasanya stase ini cuman di wilayah DIY aja, rezeki kami nih dapet jatah di luar propinsi di Kabupaten Cilacap-Jawa Tengah. meski ga jauh-jauh amat sih tapi mungkin bagi yang ga pernah pergi jauh dari kenyamanan kota akan ngerasa homesick ada di sana, apalagi 2 bulan lamanya, ditambah cerita dosen pembimbing lapangan yang menggebu-gebu tentang “gersang”nya daerah tujuan dari fasilitas kehidupan, he he he berlebihan emang ceritanya, tapi nggak bagiku, justru ini yang ku mau, maklum biasa hidup di pedalaman hutan prihatin jadi ga masalah mo dimana ajah 😀

jadilah aku dan teman-teman sekelompok ditempatkan di suatu kecamatan yang bernama Jeruklegi 😀 unik kan namanya. kalo dibanding daerah teman-teman lainnya memang daerah ini yang paling jauh dari pusat kota Cilacap, tapi akses ke fasilitas umum pun sebenarnya tidak terlalu sulit meski tetap harus melewati hutan-hutan lebat karena daerah ini masih dikelilingi bukit dan perkebunan.

bisa dibayangkan pula gimana rasanya saat bulan Ramadhan, saat dimana kita ingin banyak waktu untuk ibadah tapi kita dituntut untuk praktek profesi di masyarakat,hmmm,tapi kalo hal ini kita niyatkan untuk ibadah maka tidak akan terasa berat justru kenikmatan ibadah itu akan lebih terasa karena kita bisa melakukan lebih banyak hal.

dua (2) bulan berada di sana ga akan cukup diceritakan kali ini tapi inilah sekelumit ringkasan perjalanan kehidupan di sana :

-1- melayani masyarakat bersama keluarga Puskesmas Jeruklegi II

-2- penelitian dan pembentukan kader TB Paru di Desa Sawangan

-3- pembentukan dan lomba Dokter Kecil tingkat SD

-4- penyuluhan kesehatan di posyandu balita dan lansia

-5- penyuluhan dukun bayi

:: melakukan semua aktifitas itu di bulan Ramadhan benar-benar membuat ibadah di bulan mulia itu semakin terasa nikmat bagiku, meski peluh keringat, pikiran, dan semua unsur diri ini rasanya terkuras tapi semua menyenangkan jika dinikmati, yup, itu yang selalu coba kuterapkan pada diriku, nikmati apapun yang kau lakukan, karena itu salah satu bentuk syukur pada kita Sang Rabb, iya kan?

:: Ramadhan di sana tentu ga mau kulewatkan tanpa mengenal anak-anak tpa di sana, ya meski ga tiap hari aku bisa ke masjid untuk ikut kajian menjelang buka tapi alhamdulillah sempet beberapa kali ke sana dan menyenangkan buka bareng mereka, senang juga bisa mengenalkan “Tepuk Anak Sholeh” ke mereka, senang saat melihat mereka tertawa lepas, mendengarkanku bercerita, atau saat mereka melantunkan hafalan surat Al Qur’an, itu semua mengobati rinduku pada anak-anak tpa kampungku. sempat terfikirkan, dapatkah aku mempersaudarakan mereka suatu saat kelak?hmmm

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
nantikan episode lain dari perjalanan di Jeruklegi 😀