Sebait doa untukmu…Mujahid !!!

Published 13 Januari 2012 by anyta

Ya Allah…
Tabahkanlah org2 yang telah bekerja spenuh jiwa raga,
Namun tak bernilai dimata sesamanya.
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau sejukan hatinya,
Dengan bisikan janji Syurga,
Yang slalu setia menantinya…

Ya Allah…
Limpahkanlah kpd org2 yang bekerja tanpa pamrih,
Jangan biarkan hatinya letih,
Apalagi sampai bersedih,
Karna tak ada yang berterima kasih,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau selalu berkahi,
Setiap langkahnya yang tertatih,
Untuk tetap dijalan Illahi…

Ya Allah…
Berikanlah kpd org2 yang bekerja tak kenal waktu,
Semangat untuk selalu membantu,
Bahkan tetap berbuat sesuatu,
Meski usia kian senja,
Aku memohon kpd Mu,
Agar Kau kuatkan jiwanya,
Ketika rapuh oleh dunia,
Yang slalu menggoda Qolbu,
Untuk meninggalkan seruan-Mu…

Inspirasi : Curahan Hati Mujahid (Ust.Syamsul Rizal) dilafadzkan oleh Mujahidah  (Alifah Az Zahra)

 

—————————————————————————————

Do’a ini adalah curahan hati sahabat seperjuangan, syukron sudah mengizinkan tulisannya dimuat disini, sangat menginspirasi^^

Semoga dimanapun qta berada, apapun yg qta lakukan, qta niatkan utk ibadah insyaAllah…

Semoga setiap perjuangan, selalu terjaga keikhlasannya insyaAllah

Balikpapan-Kaltim

.:. 6 Pesan Ahli Surga .:.

Published 5 Januari 2012 by anyta

Betapa indahnya ketika berbicara tentang surga. Dan tahukan engkau apa itu surga? Surga adalah rumah tinggal yang abadi yang menjadi tujuan setiap hamba Allah yang shalih. Surga adalah pusat aspirasi semua hamba Allah. Surga adalah di atas apa yang kita lihat, di atas apa yang kita dengar dan di atas apa yang muncul dalam pikiran manusia,

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Kahfi ayat 107-108:

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, (*) Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya. (QS Al-Kahfi: 107-108).

Rasulallah SAW bersabda, sebagaimana disepakati oleh Imam Bukhari dan Muslim dari hadits riwayat Abu Hurairah, (Allah berfirman, Aku telah mempersiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih surga yang (kenikmatannya) belum pernah ada mata yang telah melihat, dan tidak pernah ada telinga yang telah mendengar maupun telah terdetik di hati manusia).

Dengan kasih Allah dan rahmat-Nya kepada kita,  Dia telah membentangkan gambaran surga yang nikmat itu, dengan menekankan keabadian dan kesempurnaan, tanpa kekurangan sedikitpun, tidak panas atau dingin, tidak lelah dan tidak sibuk dengan hiruk pikuk, tak ada kerugian, tidak ada yang dicurangi. Sekali teguk kenikmatan di surga melupakan semua penderitaan dalam hidup ini. Timbul pertanyaan, mengapa semua ini diceritakan wahai hamba-hamba Allah? Hal ini semata untuk mengajak orang-orang beriman ke surga dengan penuh semangat. Agar mereka bergegas menuju berbagai kebahagiaan, taman dan segala istananya.  Sebab surga adalah tempat tinggal yang Allah ciptakan dengan tangan-Nya sendiri, dipersiapkan sebagai rumah untuk orang-orang yang dicintai-Nya agar mengisinya dengan rahmat, kemuliaan dan ridha-Nya. Dia menggambarkan kenikmatannya sebagai kemenangan besar, pemiliknya sebagai raja diraja, segala kebaikan dan kemurniannya dijaga dari setiap cacat dan kekurangan. Celakalah jiwa-jiwa yang tidak menginginkan hal itu, tidak ingin melihatnya, dan tidak berusaha untuk masuk ke dalamnya!

Read the rest of this entry →

Para Wanita Shalihah dan Mujahidah (bagian ke-5): Zaenab Al-Ghazali

Published 5 Januari 2012 by anyta

Nama lengkapnya adalah Zaenab Muhammad Al-Ghazali al-Jibili. la lahir pada tahun 1917 Masehi di desa Mayyet Ghamar di sebuah propinsi yang bernama Daqahliyah di Mesir. Ayahnya merupakan salah satu ulama Al-Azhar. la belajar di sebuah madrasah di kampung halamannya sendiri. la belajar ilmu-ilmu agama di bawah asuhan para ulama-ulama besar al Azhar. Di antara ilmu-ilmu yang ia pelajari adalah Ilmu Hadits, Tafsir, dan Fiqih.

la merupakan anggota termuda dari perkumpulan wanita-wanita Mesir di bawah pimpinan Hadi Sya’rawi. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari perkumpulan tersebut di saat mengetahui adanya perilaku-perilaku yang tak selaras dengan ajaran Islam. Ia kemudian mendirikan komunitas wanita-wanita muslim pada tahun 1937 di Kairo. Umurnya pada saat itu masih sekitar 19 tahun.

Adapun tujuan mendirikan komunitas itu agar diterapkannya syariat Islam dan didirikannya kekhalifahan Islam. Pada tiap-tiap tahunnya ia selalu mengirim 340-400 delegasi untuk melakukan ibadah Haji. la sendiri yang memimpin delegasi-delegasi itu.

Read the rest of this entry →

Para Wanita Shalihah dan Mujahidah (bagian ke-4): Muadzah Al-Adawiyyah

Published 5 Januari 2012 by anyta

Gelarnya adalah Ummu Sahba’. la merupakan salah satu dari para Tabi’in yang ikut meriwayatkan hadits Nabi. la adalah istri dari Shilah bin Asyim, seorang tabi’in yang konon juga merupakan seorang sahabat Nabi. Abu Nairn setelah memuji Shilah bin Asyim dalam kitabnya yang berjudul Huliyah Auliaya’ mengatakan bahwa Shilah bin Asyim mempunyai seorang istri yang bernama Muadzah Al-Adawiyyah. la seorang wanita yang tepercaya, argumentatif, pandai dan sekaligus senantiasa melakukan ibadah.”

la pernah berkata: “Aku telah menjalani kehidupan di dunia ini selama 70 tahun. Selama itu pula aku tak pernah melihat sesuatu yang bisa menggembirakan hati dan mataku.”

Di saat Syilah sedang terjun dalam sebuah peperangan bersama anak laki-lakinya, ia berkata “dimana anakku?” Setelah mendapatkan anaknya, ia langsung merangsak maju berperang dengan membawa anaknya, sehingga ia pun harus gugur di medan laga. Melihat musibah yang sedang dialami oleh Muadzah lantaran kematian suaminya, para wanita-wanita berkumpul pada sebuah tempat dan kemudian beranjak untuk mengunjungi Muadzah. Muadzah berkata kepada mereka ” selamat datang, apabila kalian semua datang untuk menenangkanku, maka aku menerima kehadiran kalian. Dan apabila bukan karena itu, maka kembalilah.”

la sangat tekun melakukan shalat malam. Dan ini sangat terkenal sekali di kalangan umat Islam waktu itu. Ia senantiasa melakukan shalat malam sampai menjelang masa sahur. Berkatalah Az-Zhahabi kepada Muadzah: “aku telah mendengar kabar bahwa engkau senantiasa melakukan ibadah malam”, maka menjawablah Muadzah “aku sungguh merasa heran dengan mata yang senantiasa tertidur. Bagaimana tidak, di kuburan nanti mata kita akan senantiasa tertidur dan tak akan pernah bisa melakukan ibadah lagi.”

Read the rest of this entry →

:: Rabb-ku Sangat Dekat Dengan-ku ::

Published 5 Januari 2012 by anyta

Allah SWT begitu dekat, melebihi dekatnya urat nadi pada

tubuh kita.

Pada Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 186,

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Bahkan jika kita berjalan mendekat kepada Allah, Allah akan berlari menyambut kita. Kasih sayang Allah begitu terasa, walaupun ketika kita dalam keadaan sulit sekalipun. Karena Allah tak inginkan kita lemah jika hanya memberikan kita kesenangan dan kemudahan dan Allah tak inginkan kita terus menerus berurai airmata tanpa di selingi kebahagiaan yang menerbitkan rasa syukur.

Tak perlu jauh-jauh mencari sebuah kebahagiaan, tak perlu risau dengan kesulitan. Tak perlu biaya mahal untuk mendekatiNya, tak perlu jauh-jauh mencariNya. Karena Allah ada di hati orang-orang yang beriman. Asalkan keyakinan tumbuh di dalam hati, keyakinan akan apa yang di berikan Allah adalah yang terbaik dan akan ada hikmah setelahnya maka apapun yang terjadi bisa di syukuri, Insya Allah. Bila sekarang kita mengalami kondisi yang kurang baik atau dalam kata lain sedang dalam ujian, yakinlah bahwa setelah kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak semata-mata memberikan kesulitan tanpa adanya pelajaran dan janji peningkatan derajat bagi mereka yang mampu melaluinya dengan sabar dan tawakkal.

Read the rest of this entry →

.:. do’a untuk ibu .:.

Published 21 Desember 2011 by anyta

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….

 

———————————————–

kali ini “hanya” do’a untuk ibu yang bisa ku panjatkan,

do’a dari ananda di seberang pulau,

do’a semoga Allah SWT memberikan keistiqomahan pada ibu dalam ketaatan padaNYA,

do’a agar ibu diberikan kelapangan hati dan kesabaran serta samudra keikhlasan,

do’a agar ibu tak lelah mendo’akan keluarga dan putrimu ini selalu dlm lindunganNYA,

terimakasih ibu . . .

21des11 -balikpapan,kaltim-

Lalu Siapa?

Published 12 Desember 2011 by anyta

LALU SIAPA?

Bismillahirrahmanirrahim…

Kalau bukan karena Allah, lalu siapa yang bisa menjamin jiwa ini masih hidup senantiasa. Juga nyawa ini masih lapang dalam melangkah. Kalau bukan karena Allah, lalu siapa?

Kalau bukan karena Allah, lalu siapa yang bisa memberi nafas dalam kesegaran. Juga memberi nikmat yang tak berpenghabisan, hingga kita pun tenang, tanpa kurang satu apapun. Kalau bukan karena Allah, lalu siapa?

Kalau bukan karena Allah, lalu siapa yang akan menutup aib-aib kita. Siapa yang mampu menyimpan segala dosa-dosa yang menggunung di dalam diri. Siapa lagi yang mampu menjaganya selain Allah? Kalau saja DIA tak melakukannya, pantaskah kita menghadapkan muka kita di kerumunan orang? sedangkan kita pun malu akan banyaknya dosa, ribuan lalai, hingga kotornya diri dalam keterpurukan Iman. Kita pun tak punya alasan untuk menenangkan hati dan jiwa, karena memang ia telah hitam pekat tak terkira. Kalau bukan Allah yang menutupinya, lalu siapa?

Kalau bukan karena Allah, lalu siapa yang mampu menghentikan duka dalam hidup kita. Menghapuskan lara yang sering sekali kita keluhkan di hadapan-Nya. kalau bukan karena Allah lalu siapa? Siapa lagi yang memberi kita kesempatan untuk memperbaiki yang salah, siapa lagi yang mampu memberi kita ruang untuk berpikir dan merenung atas segala khilaf kita selain Allah. Siapa lagi saudaraku? Siapa lagi, selain Allah?

Lalu… Jika semua ini karena kasih dan sayangnya yang berlimpah. Pantaskah kita lalai dalam mengabdi? pantaskah kita merasa kurang dalam rezeki? atau pantaskah kita merasa sempit sedangkan Allah telah memberi segalanya?

Jika memang kita merasa pantas. karena telah mensyukuri-Nya. Mari kita hitung apa-apa yang ada dalam diri kita.

Pantaskah diri kita disebut takwa, sedangkan seharian waktu kita, hanya menghadirkan Allah dalam segelintiran waktu yang begitu cepat terasa?

Pastaskah diri kita disebut beriman, sedangkan kokohnya janji dalam syahadat kita tidak pernah terealisasi dalam langkah yang nyata lagi purna? Betapa masih banyak keluh juga rasa malas untuk tiap langkah ibadah dalam mengingat-Nya, betapa masih banyak sisa-sisa tenaga kita yang kita gunakan untuk meraih penggal takwa yang entah bisa dirasa di dalam diri atau tidak. Kita bukan hanya kurang, tapi belum berbuat apa-apa.

Lantas, dimana posisi kita? Dimana saudaraku… ?

Sumber:

muhasabahku hari ini…

Published 25 November 2011 by anyta

astaghfirullahal’adzhiem…

Ya Alloh ampuni dosa-dosaku, berikan aku keluasan kesabaran…

just want to cry…

memang berat amanahMU Ya Rabb …

——————————————————————————————————————————

di tengah luapan amarah karena melihat orang-orang di sekeliling tidak menunaikan AMANAHnya

astaghfirullahal’adzhiem…memang berat amar ma’ruf nahy munkar dengan cara yang ma’ruf

*sedang berusaha menenangkan diri sendiri di saat klimaks seperti ini,,,ishbir

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.